Sempurnakan Ibadah Puasamu dengan Bayar Zakat, Infaq, dan Sedekah ke LAZISMU

Publish

27 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
89
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Ramadhan 1446 Hijiriyah sisa menghitung hari, sempurnakan ibadah puasamu dengan bayar  Zakat, Infaq, dan Sedekah ke Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kalimantan Tengah, yang berada di Jln. RTA. Milono KM. 1,5 Palangka Raya dan merupakan salah satu lembaga di bawah naungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng.  

Muhammad Fitriani, Ketua Lazismu Kalteng, menjelaskan bahwa dinamakan zakat karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan.  Makna tumbuh dalam arti zakat menunjukkan bahwa mengeluarkan zakat sebagai sebab adanya pertumbuhan dan perkembangan harta, pelaksanaan zakat itu mengakibatkan pahala menjadi banyak. Sedangkan makna suci menunjukkan bahwa zakat adalah mensucikan jiwa dari kejelekan, kebatilan dan pensuci dari dosa-dosa. 

“Secara umum zakat terbagi menjadi dua jenis, yakni zakat fitrah dan zakat mal. Zakat Fitrah (zakat al-fitr) adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki dan perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan,  sedangkan Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya, tidak bertentangan dengan ketentuan agama,” ujarnya. 

Senada dengan Ketua Lazismu, Kurniawan, Manager LAZISMU Kalteng, menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan, baik zakat fitrah yang di bayarkan pada Ramadhan atau sebelum sholat Idul Fitri maupun zakat mal yang meliputi harta berupa emas atau perak, saham, investasi, tabungan, harta dari usaha perdagangan, usaha perdagangan hewan ternak atau perusahaan, sudah sampai batas minimal harta (hisab) yang wajib dizakati, yaitu setara 85 gram emas murni, dan haul adalah masa kepemilikan harta selama satu tahun hijriah. Zakat mal dikenakan atas harta yang mencapai nisab dan haul, dengan kadar 2,5%.

“Pada zaman dulu hitungan satu haul mengacu pada tahun Hijriah karena umat Islam terbiasa dengan perhitungan tahun hijriah. Biasanya mereka akan memilih di antara bulan-bulan Hijriah karena tidak harus di bulan Muharram, Rabi’ul Awal, Rajab, Sya’ban atau Ramadhan karena zakat wajib ditunaikan pada saat harta tersebut telah berlalu satu tahun dan sampai nishab. Artinya, kalau dimulainya Ramadhan, berarti nanti membayar zakatnya pada bulan Ramadhan, jika bulan Muharram berarti juga bulan Muharram,” jelasnya.  

Ia menambahkan pada Ramadhan 1446 Hijriyah ini Lazismu menargetkan jumlah penghimpunan ZIS mencapai sekitar 90 miliar secara nasional, sedangkan Se-kalteng Rp.152.397.296,  Per-Jumat (26/3/2025), dan realisasinya telah mencapai sekitar 84%. 

“Masih ada waktu pada umat untuk menyalurkan ZIS, terutama di momen malam-malam lailatul qadar pada pengujung Ramadhan, Ayo sempurnakan Zakat, Infak dan SedekahMu, ke LAZIMU Kalteng,” pungkasnya. (mf/n)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Trisula Dasar Pemikiran di Persyarikatan Muhammadiyah: Bayani, Burhani, dan Irfani dengan Penekanan....

Suara Muhammadiyah

26 October 2023

Berita

KUNINGAN, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 35 relawan kebencanaan Muhammadiyah dari wilayah Cirebo....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Berita

MADINAH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah [PCIM] Arab Saudi meluncurkan ba....

Suara Muhammadiyah

12 September 2023

Berita

MOJOKERTO, Suara Muhammadiyah - Perkembangan pesat SMK Muhammadiyah 3 Ngoro (SMK Mutia) Mojokerto, J....

Suara Muhammadiyah

5 September 2024

Berita

BATU, Suara Muhammadiyah - Ratusan pengunjung padati Srengenge Art Space di lokasi Pimpinan Daerah M....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah