Rakerda Dikdasmen PNF PDM Klaten Tekankan Sinergi, Koordinasi, dan Kolaborasi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
102
Rakerda Majelis Dikdasmen PNF PDM Klaten

Rakerda Majelis Dikdasmen PNF PDM Klaten

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada hari ini, tanggal 31 Januari 2025, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten menyelenggarakan Rakorda dengan tema Sinergitas, Koordinasi dan Kolaborasi Amal Usaha Muhammadiyah Pendidikan untuk Mewujudkan Sekolah/Madrasah Unggul dan Berkemajuan. Acara ini akan berlangsung selama dua hari di SM Tower Malioboro Yogyakarta hingga Sabtu, 1 Februari. 

Ketua PDM Klaten Iskak Sulistiya mengatakan bahwa kehadiran lembaga pendidikan Muhammadiyah di tengah masyarakat dimaksud untuk menunaikan mandat konstitusi negara Republik Indonesia, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Tugas mulia ini menurutnya tidak bisa dilakukan sendiri, dibutuhkan sinergi dan juga kolaborasi dari semua unsur kekuatan yang terlibat di sektor pendidikan.

Dalam periode ini, ia bersyukur bahwa menteri yang mengurusi soal pendidikan dasar dan menengah adalah kadar Muhammadiyah. Ia ada Abdul Mu'ti yang juga merupakan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia menjadi salah satu pemimpin di level kementerian yang tetap memegang teguh nilai etik serta mengedepankan program kerja yang revolusioner.

Sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti pernah menyampaikan bahwa dipilihnya beliau sebagai menteri merupakan mandatori dari persyarikatan. Secara tidak langsung dirinya mengemban misi Persyarikatan melalui lokomotif pemerintahan.

"Peradigma pendidikan yang ditawarkan Abdul Mu'ti sangat luar biasa, yaitu 7 kebiasaan siswa Indonesia hebat," ujarnya. 

Oleh sebab itu Iskak meminta kepada seluruh jajaran Majelis Dikdasmen PNF PDM Klaten untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Untuk menunjukkan performa terbaiknya dalam memajukan sekolah Muhammadiyah yang unggul dan patut dibanggakan.

Didik Suhardi, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa tingkat pendidikan masyarakat pada bangsa berkorelasi dengan tingkat ekonomi, kesejahteraan serta demokrasi sebuah bangsa.

"Kalau pendidikan bagus tingkat korupsi bisa ditekan seminim mungkin," tegasnya.

Melalui pendidikan unggul yang ditawarkan Muhammadiyah, Didik berharap generasi muda bangsa ini dapat menjadi penentu masa depan untuk membangun Indonesia emas seperti yang didambakan. 

Menurutnya, sekolah yang memiliki status unggul, setidaknya memiliki 6 indikator. Pertama, memiliki karakter kemuhammadiyah. Kedua, memiliki manajemen dan organisasi yang mumpuni. Ketiga, memenuhi pembelajaran dan pengajaran yang terstandardisasi. Keempat, memiliki etos satuan pendidikan dan dukungan terhadap siswa. Kelima, memiliki layanan yang baik dan profesional. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah resmi meluncurkan produk inovatif berupa pendingin u....

Suara Muhammadiyah

6 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi S1 Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pend....

Suara Muhammadiyah

5 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kelas Khusus Olahraga (KKO) kini menjadi fenomena yang marak di ber....

Suara Muhammadiyah

3 August 2024

Berita

JAKARTA, Suar Muhammadiyah - Penanganan radikalisme di Indonesia dan Bangladesh melalui tindaka....

Suara Muhammadiyah

4 June 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Sabtu, 3 Agustus 2024 MBS Pleret melaksanakan Safari Madrasah dan Sosia....

Suara Muhammadiyah

7 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah