Penguatan Tri Kompetensi Instruktur NA Bangun Kader Unggul dan Berkualitas

Publish

10 February 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
105
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah menggelar Pelatihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Pesantren Mahasiswa KH. Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (8/2). Kegiatan ini diikuti oleh 39 peserta dari berbagai daerah seperti Pekalongan, Kendal, Brebes, dan Magelang.

Hatib Rachmawan, dosen Universitas Ahmad Dahlan sekaligus Anggota MPKSDI PP Muhammadiyah, menjadi pemateri utama dalam pelatihan ini. Ia membawakan materi "Perencanaan Desain Pelatihan" dan menegaskan bahwa seorang instruktur perlu menguasai tiga kompetensi utama sebelum merancang desain perkaderan.

Tiga Kompetensi Utama Instruktur, tersebut antara lain: Pertama, Kompetensi Ideologi. Instruktur harus memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai keislaman serta kemuhammadiyahan agar mampu membimbing peserta secara maksimal.

Kedua, Kompetensi Pedagogik. Seorang instruktur harus memahami teori pembelajaran, metode pengajaran, penyusunan kurikulum, evaluasi, komunikasi, dan psikologi pelatihan guna meningkatkan efektivitas pelatihan.

Ketiga, Kompetensi Administrasi. Instruktur juga perlu menguasai administrasi perkaderan, seperti penyusunan proposal, laporan kegiatan, sertifikat, dan syahadah agar pelatihan berjalan sistematis dan terdokumentasi dengan baik.

Hatib juga menekankan pentingnya penerapan sistem SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) dalam menyusun tujuan perkaderan. “Sistem ini membantu memastikan bahwa tujuan yang dirancang jelas, terukur, realistis, relevan, dan memiliki batasan waktu yang jelas,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kader PWNA Jawa Tengah, Arifah Cahyo Andini, berharap pelatihan ini membentuk kesadaran peserta bahwa perkaderan DANA/LINA bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan memiliki misi untuk memperkuat pandangan keislaman, ideologi organisasi, dan agenda aksi kader Nasyiah.

“Kami berharap pelatihan ini melahirkan kader sekaligus instruktur yang handal dan terpilih melalui seleksi ketat, sehingga mereka siap melanjutkan estafet kepemimpinan NA di masa depan,” ujarnya.

Ketua PWNA Jawa Tengah, Monica Subastia, MPd., menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat mendinamiskan perkaderan NA di wilayah Jawa Tengah sehingga organisasi semakin solid dan berkembang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PWNA Jawa Tengah optimistis dapat mencetak kader yang tidak hanya memiliki pemahaman yang kuat, tetapi juga keterampilan yang mumpuni dalam menjalankan tugasnya demi masa depan organisasi yang lebih baik.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Gandeng Jamaah dan PRM Pendowoharjo Timur BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pada Ahad malam, 22 De....

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Sleman m....

Suara Muhammadiyah

5 August 2024

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Fenomena kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di beberapa perguruan tingg....

Suara Muhammadiyah

6 June 2024

Berita

Aat S Safaat, Wartawan Lulusan HI Meliput Hutan dan Sawah Sebagai seorang yang belajar di Program S....

Suara Muhammadiyah

4 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) P....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah