Pemuda Muhammadiyah Soroti Dampak Penurunan Daya Beli Masyarakat

Publish

18 November 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
84
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melalui Sekretaris PP Pemudia Muhammadiyah sekaligus praktisi hukum, Affandi Affan, SH, MH, CTA, menekankan pentingnya perlindungan konsumen yang lebih kuat untuk mengatasi dampak penurunan daya beli masyarakat. Ia menyoroti bahwa situasi ini membuka peluang bagi pelanggaran hak-hak konsumen, seperti produk tidak sesuai standar dan praktik perdagangan tidak adil.

"Dalam situasi ekonomi sulit, konsumen sering kali menjadi pihak yang paling rentan. Untuk itu, perlindungan terhadap mereka harus menjadi prioritas nasional," ujar Affandi, Senin (18/11).

Affandi juga mengapresiasi langkah Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) dalam menjalankan mandatnya untuk menjaga kepentingan konsumen. Ia mendorong lembaga tersebut untuk memperkuat fungsi pengawasan, edukasi, dan advokasi. "BPKN harus terus meningkatkan peran strategisnya dalam memastikan konsumen mendapatkan produk yang aman dan sesuai standar, khususnya di sektor-sektor seperti pangan dan kesehatan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya sinergi antara BPKN, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. "Kolaborasi antar pihak ini adalah kunci untuk menciptakan sistem perlindungan konsumen yang efektif dan efisien. Pelaku usaha harus memiliki komitmen untuk menjalankan bisnis yang etis, sementara konsumen perlu diberdayakan melalui edukasi agar dapat memahami hak-haknya," tambah Affandi.

Affandi juga mendorong BPKN untuk memanfaatkan laporan dan pengaduan dari masyarakat sebagai alat untuk meningkatkan perlindungan konsumen. "Partisipasi aktif dari konsumen dalam melaporkan pelanggaran akan membantu BPKN memperbaiki sistem yang ada dan menindak pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa perlindungan konsumen adalah tanggung jawab bersama. "Dengan perlindungan konsumen yang kuat, tidak hanya hak masyarakat yang terjamin, tetapi juga kepercayaan terhadap pasar dapat dipulihkan. Hal ini penting untuk mendukung stabilitas ekonomi yang lebih berkelanjutan," tutup Affandi.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMONGAN, SuaraMuhammadiyah - Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Lamonga....

Suara Muhammadiyah

29 January 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Universiti Malaysia Kelantan (UMK) dan Universitas Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

25 May 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Sesaat rangkaian pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majel....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI)....

Suara Muhammadiyah

10 December 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menggelar Ma....

Suara Muhammadiyah

27 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah