Pemberdayaan Ekonomi dengan Filantropi, Waqaf dan Servant Leadership

Publish

10 October 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
99
sumber gambar: pixabay.com

sumber gambar: pixabay.com

Drh. H. Baskoro Tri Caroko, LPCRPM PP Muhammadiyah. bidang Pemberdayaan Ekonomi Seni dan Budaya

Membuat grand design pemberdayaan ekonomi bukan urusan mudah. Harus diawali mindset yang benar, bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan kelompok sendiri atau pencitraan cari suara. Pemberdayaan ekonomi adalah upaya agar objek memiliki kekuatan ekonomi. Siapa obyeknya, dan bagaimana caranya, harus detail, untuk dikaji efektifitasnya, visibilitasnya dan keamanan investasinya. Pemberdayaan ekonomi adalah bisnis, bukan penelitian, kegiatan sosial, atau bagi bagi proyek. Aspek produktifitas, efisiensi biaya dan manajemen risiko wajib diperhatikan, sehingga harus ada ahlinya.

Obyek pemberdayaan yang seharusnya diperhatikan adalah anak yatim, kaum lemah yang tertindas, terbelakang, terlantar dan di bawah garis kemiskinan termasuk ekonomi akar rumput sebagai pelaku usaha kecil dan mikro yang beroperasi di tingkat lokal dan langsung berhubungan dengan masyarakat. Pemberdayaan ekonomi bertujuan memperkuat sistem usaha agar obyek lebih berdaya saing melalui penguatan struktur dan distribusi, dengan cara memberikan akses sumberdaya yang berkualitas, sistem bisnis kondusif serta akses pasar yang potensial, aman dan menguntungkan.

Struktur dan distribusi sangat penting, berdasarkan pengalaman tahun 98 di Yogyakarta, ketika asyik memberdayakan warga kampung yang bekerja sebagai sopir angkot, calo terminal dan pedagang kecil. Setelah kulakan barang, kami membuat jaringan pemasaran, mulai berdagang. Omzet tumbuh pesat, semua bahagia. Tapi kebahagiaan kami hanya sebentar saja, karena ada pemodal lebih kuat mendapat (barang & harga) istimewa, melakukan dumping jauh dibawah harga pasar, akhirnya kami bangkrut. Untuk kepentingan pemberdayaan ekonomi, subyek harus paham dan menguasai produksi.

Dengan memiliki kemampuan produksi sendiri, subyek tidak lagi tergantung pihak luar, lebih mandiri dan berdaulat penuh menyiapkan suplai produk dengan kualitas & harga terbaik agar obyek memiliki daya saing. Sistem harus berpihak pada kepentingan obyek, meliputi batas area jual, kondisi penjualan dan standarisasi layanan pelanggan. Subyek harus menyiapkan program pendukungnya seperti sertifikasi, seminar dan bazar sebagai promosi produk, serta pemanfaatan teknologi informasi terkini untuk memperluas jangkauan pasar. Atas izin Allah SWT, obyek menjadi semakin berdaya.

Pemberdayaan ekonomi sebagai pilar keempat gerakan dakwah Muhammadiyah harus menggunakan tata kelola terbaik sebagai filantropi dan untuk pemberdayaan waqaf. Konsep filantropi memposisikan Muhammadiyah menjadi motor penggerak, sebagai pasar terbaik akar rumput di sektor hulu sekaligus menyediakan produk terbaik bagi akar rumput sektor hilir di cabang ranting. Waqaf adalah mesin ekonomi terbaik, penting sebagai pengendali sistem agar sesuai kaidah bisnis yang professional, visible, sustainable dan provitable. Berasal dari kebaikan, caranya baik dan hasilnya untuk kebaikan.

Pemberdayaan ekonomi adalah bisnis. Supaya menguntungkan harus diawali menyamakan persepsi semua pimpinan, mindset change dengan Servant Leadership kepemimpinan yang melayani, peduli, berani dan baik hati, menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf dan mencegah dari perbuatan mungkar. Agar tidak merugi harus yakin dan patuh terhadap semua ketentuan Allah SWT, berkomitmen menggunakan cara yang baik saja, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Sehingga atas berkat rahmat Allah SWT terwujud Indonesia yang berkemajuan dan terbebas dari krisis.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Ber-'Aisyiyah Sepanjang Usia Dr Amalia Irfani, Dosen IAIN Pontianak, LPPA PWA Kalbar  Berkese....

Suara Muhammadiyah

20 May 2024

Wawasan

Mocaf: Solusi Berbasis Kearifan Lokal untuk Swasembada Pangan Oleh: Wahyu Imam Santoso, S.TP., M.P.....

Suara Muhammadiyah

16 December 2024

Wawasan

Oleh: Dr Amirsyah Tambunan, CWC. Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah Saat....

Suara Muhammadiyah

2 September 2024

Wawasan

Kuasai Sumber Hajat Rakyat Oleh: Saidun Derani Telah terjadi Silaturahmi atau semacam pertemuan se....

Suara Muhammadiyah

11 November 2023

Wawasan

Menjaga Lisan dalam Kehidupan Penulis: Suko Wahyudi, PRM Timuran Dalam kehidupan sehari-hari, lisa....

Suara Muhammadiyah

14 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah