PCM dan PCA Turi Teguhkan Ideologi Muhammadiyah Lewat Baitul Arqam

Publish

10 February 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
86
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapanewon Turi menggelar "Peneguhan Ideologi Muhammadiyah dan Konsolidasi Organisasi Melalui Baitul Arqam". Acara ini dilaksanakan di Boyong Kalegan Resto Kalireso, Candibinangun, Pakem, Sleman, Ahad (9/2).

Ketua Panitia Acara Edy Purwanto mengatakan kegiatan BA ini diikuti peserta sekitar 80 terdiri dari utusan Cabang, Ranting Muhammadiyah, Aisyiyah, Pimpinan Majelis PCM, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah dan Guru ISMUBA serta Kepala SMP dan SMK Muhammadiyah dan Waka ISMUBA.

Ketua PCM Bambang Rahmanto berharap para pengurus cabang dan ranting bisa mengaplikasikan materi yang didapatkan dalam acara tersebut. Sehingga mampu memberikan dampak positif untuk perkembangan dan kemajuan cabang dan ranting ke depan.

“Kami harap setelah kegiatan ini para pengurus cabang ranting bisa mengaplikasikan, menerapkan materi yang disampaikan para nara sumber untuk menguatkan ideologi Muhammadiyah dan mengkonsolidasikan organisasi Muhammadiyah di tempat masing-masing sehingga PCM PCA Turi lebih Berkemajuan dalam bidang dakwah amar makruf nahi Munkar,” tuturnya. 

Sesi pertama pada acara Baitul Arqam kali ini menghadirkan narasumber Nasirun dari PDM Sleman dengan mengangkat tema "Muhammadiyah Harus Maju dan Berkembang". Tokoh Muhammadiyah dari Minggir ini menceritakan perjuangannya PCM Minggir mampu membeli loji (rumah peninggalan Belanda) seharga 2,2 M yang kemudian dijadikan pusat dakwah Muhammadiyah Minggir yang kini menjadi kantor PCM, Ortom dan Lazismu. Juga ada Masjid dan “Loji Mart” minimarket milik Muhammadiyah Minggir. Sehinggaa menjadi juara 2 LPCR PP Muhammadiyah tahun 2024.

Narasumber kedua dengan materi “Berideologi Muhammadiyah Sebagai Sarana Dakwah” dibawakan oleh M Isnawan dari PWM DIY. Isnawan menegaskan untuk berjuang di Muhammadiyah harus menjadi pribadi Muslim dan kader Persyarikatan yang kuat dan tangguh pada pendirian dalam amar makruf nahi munkar.

“Karena berpegang pada ajaran Qur’an dan Sunnah. Dan jangan menjadi pribadi yang imbas-imbis, remeh karena perjuangan kita adalah hal yang benar,” sebutnya.

Wakil Ketua PWM DIY Bidang MPKSDI Iwan Setiawan memaparkan mengenai ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin secara nyata yang sejalan dengan amanah ideologi gerakan Muhammadiyah yang termaktub dalam Risalah Islam Berkemajuan (RIB).

Dalam sesi tanya jawab banyak pertanyaan yang muncul dari peserta dan semakin memperkaya pemahaman dan pendalaman materi terkait implementasi yang disampaikan. (Arief/Mutia/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Rapa....

Suara Muhammadiyah

27 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah melewati serangkaian aktivitas yang biasa dilakukan, Lemb....

Suara Muhammadiyah

18 November 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Gerakan Subuh Mengaji (GSM) yang dilaksanakan pada Rabu (6/11), ....

Suara Muhammadiyah

6 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bulan Ramadhan tahun 1445 telah tiba, niscaya semua orang ber....

Suara Muhammadiyah

12 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Jelang bergulirnya Liga-4 regional Daerah Istimewa Yogyakarta, PS H....

Suara Muhammadiyah

5 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah