Menteri ATR/BPN Berharap Bisa Bekerja Sama dengan Muhammadiyah

Publish

18 December 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
86
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid bersilaturahmi ke kantor PP Muhammadiyah (18/12).

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid bersilaturahmi ke kantor PP Muhammadiyah (18/12).

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu (18/12). 

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan berbagai persoalan terkait pengelolaan tanah dan aset milik Persyarikatan Muhammadiyah, serta harapan untuk peningkatan koordinasi antara ormas keagamaan dan pemerintah dalam isu agraria.

“Kami mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan sebagai Menteri ATR/BPN. Ini tugas yang tidak ringan karena berkaitan dengan urusan agraria, urusan tanah ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar Haedar Nashir saat membuka pertemuan. 

Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki banyak aset berupa tanah yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Papua hingga Sabang, bahkan hingga luar negeri seperti Melbourne dan Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Nusron Wahid mengapresiasi keterbukaan Muhammadiyah dan menyampaikan bahwa kunjungannya adalah bagian dari upaya untuk berdialog dengan pemangku kepentingan bangsa. 

“Terimakasih atas waktunya. Sudah lama kami ingin ke Kantor PP Muhammadiyah, baik di Menteng maupun di Jogja. Kami membutuhkan sharing dengan stakeholder bangsa Indonesia, salah satunya Muhammadiyah,” ujarnya.

Nusron mengaku kehadirannya juga untuk meminta dukungan dan doa dari Muhammadiyah dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri ATR/BPN. “Saya ingin doa restunya, meskipun ini bukan tahniah nikmat tapi justru tahniah beban,” ucapnya.

Ia menambahkan, tugas di Kementerian ATR/BPN sangat relevan dengan kondisi keumatan dan kebangsaan, sehingga ia berharap bisa bekerja sama dengan Muhammadiyah untuk mencari solusi terkait persoalan pertanahan nasional. 
“Kami ke sini ingin mencari partner untuk mencari solusi tentang pertahanan nasional agar lebih berkeadilan tetapi tidak memutus rantai ekonomi,” tutup Nusron.

Kunjungan ini memperlihatkan komitmen antara Kementerian ATR/BPN dan Muhammadiyah untuk membangun sinergi dalam mendukung kepentingan bangsa, khususnya dalam pengelolaan tanah dan aset yang lebih berkeadilan. (adam/cris/diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PAREPARE, Suara Muhammadiyah - Jamaluddin Ahmad resmi menjabat Rektor Universitas Muhammadiyah Parep....

Suara Muhammadiyah

3 October 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Para Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Manggala Kota Makassar mengge....

Suara Muhammadiyah

1 October 2023

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - Haidar Kadafi, siswa SMK Muhammadiyah Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawan....

Suara Muhammadiyah

4 April 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam membentu....

Suara Muhammadiyah

15 March 2025

Berita

BERAU, Suara Muhammadiyah - BERAU, Suara Muhammadiyah - Muhammad Bayu, Rektor Universitas Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah