Meneladani Empat Sifat Utama

Publish

29 May 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
92
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Meneladani Empat Sifat Utama

Dr. Masud HMN, Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta

Untuk keselamatan bersama dan keutamaan dalam hidup, ada baiknya meneladani empat sifat nabi. Sifat itu kalau dilaksanakan niscaya menjelmakan keutamaan dan kemajuan. Bukan hanya untuk masyarakat, tapi juga untuk bangsa dan negara secara lebih luas.

Apatah lagi menjadikan sifat itu sebagai kebiasaan budaya sehari-hari dalam pergaulan. Artinya bukan semata-mata dalam kata-kata, melainkan juga pada perbuatan.

Empat sifat utama itu adalah sidiq (jujur). Sidiq bersumber dari ayat Al-Qur'an surat Al-Hujurat ayat 6 yang artinya sebagai berikut:
“Wahai orang yang beriman, jika seorang ada membawa informasi pada kamu maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang pada akhirnya kamu menyesali perbuatan itu.”

Ayat ini menekankan kebenaran jauh dari berita hoaks atau kebohongan. Yang tujuannya adalah menyampaikan kebenaran.

Kedua, amanah (bertanggung jawab). Tujuan dan maksudnya agar seseorang jujur. Tidak mau menyelewengkan sesuatu yang diberikan kepadanya, kata orang sekarang yang tegak lurus.

Ketiga, yaitu fathonah (cerdas), pandai dan cerdas. Dalam satu hadits Nabi bersabda: “Orang yang banyak mengingat mati dan paling siap menghadapinya, membawa kemuliaan.” (Hadis riwayat Tirmidzi)

Keempat, tablig (menyampaikan) yang baik. Sederhana tapi perlu kita fahami. Untuk dapat melaksanakannya dengan baik dalam masyarakat. Sifat utama dari kebenaran adalah sidiq, fathonah, dan tablig.

Empat sifat Nabi itu mudah-mudahan apabila dipegang dengan baik dan dilaksanakan membawa kemajuan masyarakat luas. Terhindar dari penyelewengan, tetap teguh memegang amanah, cerdas, selalu menyampaikan yang benar. Tujuannya masyarakat yang maju dan berkeadaban.

Akhirnya marilah kita berlomba-lomba berbuat baik. Maksudnya melakukan segala yang berguna bagi orang lain. Itulah yang diajarkan agama pada kita. Mengerjakan baik sebanyak-banyaknya sesuai dengan ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Oleh: Rivandy Azhari Ali Harahap Indonesia adalah negara yang unik dengan kekayaan budaya, agama, d....

Suara Muhammadiyah

20 September 2023

Wawasan

Oleh: Mohammad Fakhrudin Warga Muhammadiyah Tinggal di Magelang Kota   JABATAN   Jaba....

Suara Muhammadiyah

27 February 2024

Wawasan

Menggugat Islam: Reformasi ala Ayaan Hirsi Ali dan Kontroversinya Oleh: Donny Syofyan, Dosen Fakult....

Suara Muhammadiyah

6 January 2025

Wawasan

Meninjau Ulang Syarat Mencari Ilmu Menurut Imam Syafii Oleh: Al-Faiz MR Tarman, Dosen Universitas M....

Suara Muhammadiyah

1 April 2024

Wawasan

Ikhtiar Awal Menuju Keluarga Sakinah (24)  Oleh: Mohammad Fakhrudin (warga Muhammadiyah tingga....

Suara Muhammadiyah

16 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah