Melihat Antusias Masyarakat yang Tinggi, PCM Kotagede Selenggarakan Khitanan Massal dengan Teknologi Laser

Publish

22 December 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
74
Khitanan Massal

Khitanan Massal

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kotagede berkolaborasi dengan Lazismu UMY dan RS AMC Muhammadiyah menggelar khitanan massal. Khitanan kali ini diikuti 50 anak dari wilayah Kotagede yang menggunakan teknologi laser. Kegiatan yang berlangsung di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta pada Sabtu siang (21/12). 

“Ini merupakan bentuk kepercayaan dari Lazismu UMY yang menyalurkan santunan khitanan untuk anak-anak. Dari total 385 anak yang mendapat santunan, Kotagede mendapat bagian 50 anak,” ungkap Wakil Ketua PCM Kotagede, Muhammad Bariyadi. 

Khitan massal ini, kata Bariyadi, juga sebagai media promosi teknologi laser modern yang ditangani langsung oleh tim medis dari RS AMC Muhammadiyah. “Kami sangat bersyukur, PCM Kotagede dipercaya untuk mengadakan khitan massal. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi,” tutur Bariyadi. 

Dengan terlaksananya agenda tersebut, saya berharap agar kolaborasi bisa terus terjalin sebagai wujud nyata bahwa Muhammadiyah hadir untuk seluruh elemen masyarakat. 

“Kami berharap program ini dapat berkelanjutan untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan,” imbuhnya.

Miftahul Haq, perwakilan Lazismu UMY menjelaskan program khitanan massal gratis 2024 dilakukan di berbagai wilayah dengan total 385 anak, , termasuk Kotagede. 

Pihaknya menjelaskan, khitan yang dilakukan metode laser itu ditangani langsung oleh dr. Fadli Robby Amsriza, MMR., Sp.B, dokter spesialis bedah dari Fakultas Kedokteran UMY yang juga berpraktik di RS AMC Muhammadiyah. 

Metode laser menawarkan sejumlah keunggulan, di antaranya menggunakan mesin sinar laser yang meminimalkan rasa sakit, meminimalkan pendarahan, tanpa jahit dan perban, serta proses penyembuhan lebih cepat,” paparnya. 

Miftahul Haq menegaskan, kegiatan ini sebagai upaya Lazismu UMY, untuk menjadi amil yang amanah dalam menyalurkan zakat dan infak kepada masyarakat. “Kami menyadari bahwa untuk menyampaikan amanah itu bisa dilakukan sendiri, namun memerlukan adanya kolaborasi. Bukan sekedar program, tapi juga bagian dari kesadaran untuk bersama-sama mengembangkan dakwah Persyarikatan Muhammadiyah,” tutupnya. (diko/guf)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Content creator dan influencer asli Papua Ilham Ador turut meram....

Suara Muhammadiyah

17 January 2025

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Aslam Nur, MA, re....

Suara Muhammadiyah

18 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengajian Ramadan 1446 H di Universitas Muhammadiyah Jakarta kali ini ....

Suara Muhammadiyah

6 March 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 135 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Agama Is....

Suara Muhammadiyah

21 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Jelang Ramadhan datang, puluhan warga masyarakat tumpah ruah ....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah