Meet and Greet Pengurus Baru Persada UAD

Publish

7 September 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
87
Persada UAD

Persada UAD

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tidak terasa telah masuk tahun akademik tahun ini. Pada hari Rabu (6/9), Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (PERSADA) UAD mengadakan meet and greet dengan pengurus baru dari Thalabah Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) semester 7 di Aula Masjid Islamic Center UAD. Pada acara kali ini, ustadz Budi Jaya Putra selaku Kabid. Kurikulum PERSADA UAD yang menyampaikan beberapa pengarahan kepada pengurus baru, sebagai berikut:

Pertama, Ma’rifatul Maidan (mengenal tempat). Dengan mengenal tempat, maka akan mengenal dan menguasai kondisi di sekitarnya. Dia mengingatkan juga bahwa tidak ada sesuatu yang terjadi itu dianggap sebagai sebuah masalah. Ibarat orang yang tidak mengenal tempat bagaikan orang yang berangkat perang tanpa persiapan, maka dia akan mati sebelum berperang.

Kedua, perlunya uswatun hasanah karena Di PERSADA adalah wadah pengkaderan Muhammadiyah. Dan para pendamping itu adalah pintu gerbang utama dalam hal pengkaderan. Sebagaimana dalam motto PERSADA yaitu Islami, Disiplin, Berprestasi, Mandiri dan Sederhana. Dari moto tersebut, terciptanya visi, misi dan tujuannya. Hal itu harus bisa diterapkan oleh para pendamping.

“Maka kalian bagaimana sebagai pendamping untuk membantu, membimbing dan satu-satunya di PERSADA punya kehidupan yang Islami. Mulai dari pakaian, akhlak, tutur kata, adab dan yang lainnya. Sukses atau tidaknya PERSADA ini tergantung dari pendamping. Jika ada satri yang tidak menyapa, berarti pendamping tidak memberikan contoh,” tambahnya.

Ketiga, harus disiplin mulai dari pendamping. Karena apa yang dilakukan oleh pendamping itu akan menjadi contoh bagi santri. Jika pendamping disiplin maka para santri bisa terbiasa dengan kedisiplinan di PERSADA. Seperti pepatah berkata bahwa ketika ingin menciptakan maka harus memiliki kemampuan dulu. Santri yang tidak menyapa atau tidak tegur sapa, maka bisa jadi karena pendampingnya pun cuek juga. Dan pendamping itu adalah beban terberat.

Keempat, mampu. Agar bisa meraih prestasi, diawali dengan memperkenalkan diri terlebih dahulu. Walaupun tidak semua berprestasi di luar, tapi semua bisa berprestasi pada dirinya yaitu memiliki nilai tambah yang baru pada dirinya.

“Maka sukses atau tidaknya PERSADA, ada di gapuranya. Dan gerbangnya adalah para pendamping semua. BPH tanpa pendamping itu tidak ada apa-apanya. Harus disyukuri oleh para pendamping, karena bisa menerapkan dari 5 motto PERSADA dan menjadi uswah hasanah, dan santrinya berubah jadi lebih baik maka itu menjadi amal jariyah bagi kalian,” tutupnya.

Setelah acara pengarahan, kemudian dilanjutkan sesi pengenalan bidang-bidang di PERSADA UAD dan terakhir tentang pengkondisian P2K untuk santri PERSADA. (Badru Tamam)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 13 mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Isl....

Suara Muhammadiyah

11 July 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Psikologi U....

Suara Muhammadiyah

19 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkumpulan Lembaga Sertifikasi Profesi Perguruan Tinggi Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

15 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melepas sebanyak 819 Mahas....

Suara Muhammadiyah

1 August 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Jawa Tengah (18/12/2024) Sebagai amanah dari pleno Pimpinan Wilayah M....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah