Kuatkan Ideologi dan Tatakelola Organisasi di Wilayah

Publish

22 January 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
94
UMSU

UMSU

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Ideopolitor Zona 1 yang melibatkan lima Pimpinan Wilayah Muhammadiyah di Sumatera Bagian Utara dibuka secara resmi, Senin (20/1) sore. Ideopolitor dihadiri sekitar 65 utusan dari Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau. Ideopolitor akan berlang secara maraton di enam zona lainnhya.

Enam zona kegiatan ideopolitor yang segera berlangsung di Palembang, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, Sorong, dan nanti terakhir di Sidoarjo,” ungkap Sayuti.

Pada pembukaan ideopolitor itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumut (UMSU), Agussani menyampaikan selamat datang kepada semua peserta yang kurang lebih 65 orang. Pada kesempatan ini ia juga minta dukungan sukses Muktamar ke-49 pada 2027 mendatang.

“Mari kita bersama se-Sumatra siap untuk menyukseskan Muktamar ke-49. Kita saat ini sudah menyiapkan gedung Berkemajuan,” katanya. Agussani menuturkan, pada Muktamar ke-49 nanti akan diadakan di Sumut dan saat ini UMSU sedang membangun dua gedung yaitu Gedung Sport Hall Walidah dan Gedung Berkemajuan.

Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto menegaskan, Ideopolitor merupakan upaya pimpinan pusat untuk lebih menguatkan tatakelola organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin besar. Muhammadiyah butuh spirit, solidatas dan energy yang besar dalam menjalankan program-program strategis. Hal yang sama disamapikan Sekretaris PP Muhammadiyah yang menyampaikan kata pengantar pada pembukaan ideopolitor zona 1 itu.

Ideopolitor Muhammadiyah Regional Sumatra 1 Resmi dibuka pada Senin (20/1) dengan tuan rumah Wilayah Sumatra Utara (SUMUT) di Hotel D’prima Hotel, Deli Serdang.

Hadir dalam pembukaan ini Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir,  Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Agung Danarto, SyuafiqMughni, Saad Ibrahim, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, dan ketua-ketua PW Muhammadiyah dari lima wilayah.

Muhammad Sayuti menyampaikan kegiatan ini adalah program prioritas Persyarikatan, yaitu untuk mengonsolidasikan ideologi dan organisasi gerakan Muhammadiyah untuk menghadapi tantangan ke depan yang kompleks.

Muhammad Sayuti menjelaskan bahwa Ideopolitor ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelum-sebelumnya, Ideopolitor tahun ini diselenggarakan di tujuh lokasi.

“Kali ini kita berada di Sumut, Palembang, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, Sorong, dan nanti terakhir di Sidoarjo,” ungkap Sayuti.

Sayuti menambahkan, saat ini PP Muhammadiyah ‘jemput bola’ mendekat langsung ke PWM. Oleh karena itu, peserta diharapkan bisa serius dan mengkonsolidasikan hati dan pikiran untuk gerakan Persyarikatan Muhammadiyah.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumut (UMSU), Agussani menyampaikan selamat datang kepada semua peserta yang kurang lebih 65 orang. Pada kesempatan ini ia juga minta dukungan sukses Muktamar ke-49 pada 2027 mendatang.

“Mari kita bersama se-Sumatra siap untuk menyukseskan Muktamar ke-49. Kita saat ini sudah menyiapkan gedung Berkemajuan,” katanya.

Agussani menuturkan, pada Muktamar ke-49 nanti akan diadakan di Sumut dan saat ini UMSU sedang membangun dua gedung yaitu Gedung Sport Hall Walidah dan Gedung Berkemajuan. (Syaifulh/Diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Polarisasi kelompok yang disebabkan perang informasi di media sosial se....

Suara Muhammadiyah

17 May 2024

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen. Pol. Dr....

Suara Muhammadiyah

22 December 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ranting Muhammadiyah Dampang Bira Cabang Manggala Kota Makassar sukse....

Suara Muhammadiyah

20 November 2023

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Perwujudan kampus Islami akan memberikan dampak yang positif p....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Gema Milad ke-109 Suara Muhammadiyah terus berkumandang. Berb....

Suara Muhammadiyah

23 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah