Ketua PP Muhammadiyah: Kebesaran NA Jangan Dikerdilkan Karena Kepentingan Sesaat

Publish

14 October 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
97
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pada Sabtu (14/10), Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, memberikan pesan yang sangat relevan kepada seluruh anggota Nasyiatul Aisyiyah dalam konteks tahun politik. Hal ini disampaikan dalam acara Konsolidasi Organisasi Nasyiatul Aisyiyah se-Indonesia periode 2022-2026 di Auditorium BPPMPV Seni dan Budaya.

Agus Taufiqurrahman menekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam politik, namun dengan menjaga prinsip-prinsip moral dan etika yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa sebagai bagian integral dari Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah tidak boleh abai terhadap dunia politik. Meskipun sebelumnya Muhammadiyah menjaga jarak dengan partai politik, saat ini fokus utamanya adalah menjaga hubungan dengan para politikus.

Agus Taufiqurrahman menyatakan, "Muhammadiyah ingin membangun hubungan yang baik dengan partai politik, dengan kata lain, ingin memberikan sentuhan dakwah kepada aktivis-aktivis partai politik."

Selain itu, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah memberikan kesempatan yang lebih luas bagi kader-kader Muhammadiyah yang memiliki potensi untuk terlibat di dunia politik praktis. Namun, bagi pegawai amal usaha Muhammadiyah yang ingin menjadi calon legislatif, Agus menyarankan agar mereka non-aktif terlebih dahulu dari posisi mereka di amal usaha. Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan antara Muhammadiyah dan partai politik.

Agus Taufiqurrahman juga menekankan pentingnya menjaga batas antara urusan organisatoris dan politik praktis. Ia menyarankan agar kader-kader Muhammadiyah, termasuk Nasyiatul Aisyiyah, tidak menggunakan simbol-simbol Persyarikatan dalam aktivitas politik praktis. Tujuannya adalah mencegah upaya-upaya yang dapat memicu konflik dan mengurangi integritas Persyarikatan.

Ia menekankan, "Jangan sampai Nasyiatul Aisyiyah yang begitu besar ini kemudian dikerdilkan hanya karena ada kepentingan sesaat. Sikap seperti ini harus menjaga marwah Persyarikatan."

Agus Taufiqurrahman mengakhiri pidatonya dengan mengingatkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah merupakan bagian dari kaderisasi terbaik di bawah naungan Muhammadiyah. Ia memberikan ucapan selamat dan doa agar kegiatan mereka terus berjalan dengan berkah.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Solo, Andi Tri Pras....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 292 lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakult....

Suara Muhammadiyah

24 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Magister Pendidikan mengadakan Seminar Kiat Sukses Pengaj....

Suara Muhammadiyah

5 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir bersama ....

Suara Muhammadiyah

14 February 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Selepas berjuang sebulan berpuasa, kini tiba saatnya untuk merayakan ke....

Suara Muhammadiyah

10 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah