Kepala LLDIKTI Wilayah IV Apresiasi Tata Kelola UM Bandung

Publish

30 December 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
99
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten M Samsuri menyampaikan rasa bangganya saat menghadiri wisuda ketujuh Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Ahad (29/12/2024). Kehadirannya merupakan bentuk apresiasi atas kemajuan UM Bandung dalam tata kelola dan kontribusinya pada dunia pendidikan.

“UM Bandung dalam segi tata kelola perlu saya apresiasi secara khusus. Jika sebelumnya ada hal-hal yang perlu diperbaiki, tetapi kali ini sudah sangat baik. Hal terpenting bagi kami di LLDIKTI adalah memastikan semua lulusan UM Bandung telah mendapatkan nomor ijazah nasional agar berguna saat digunakan,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, Samsuri mengucapkan selamat kepada para lulusan UM Bandung yang telah resmi dilantik sebagai sarjana. Ia mengingatkan bahwa setelah menamatkan pendidikan formal di kampus, mereka akan memasuki kampus kehidupan yang sesungguhnya, yakni dunia nyata yang menuntut kontribusi nyata dari para lulusan untuk masyarakat.

Menurut Samsuri, kontribusi seorang sarjana di masyarakat bergantung pada dua hal, yakni evidence atau peristiwa yang dihadapi dan response atau cara seseorang merespons peristiwa tersebut. Ia menekankan bahwa setiap orang akan menghadapi tantangan yang sama, tetapi hasil akhirnya akan bergantung pada bagaimana cara mereka menyikapi dan meresponsnya.

”Saya yakin Anda sekalian memiliki kompetensi yang hebat. Namun, ketika masuk ke kampus kehidupan yang nyata, hal yang paling dibutuhkan adalah karakter,” tegas Samsuri.

Ia menambahkan, mengutip seorang penulis terkenal, bahwa kekayaan, kecerdasan, atau jabatan mungkin bisa membuat seseorang dicemburui, dikagumi, atau ditakuti. Namun, hanya karakter, seperti integritas dan kejujuran, yang membuat seseorang dipercaya oleh masyarakat.

Samsuri mendorong para lulusan UM Bandung untuk membangun karakter unggul tersebut. Namun, ia juga mengingatkan bahwa karakter tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dan berulang-ulang.

“Misalnya, Anda bangun pagi lalu salat Subuh berjamaah setiap hari hingga menjadi kebiasaan. Itu akan menjadi karakter baik. Sebaliknya, jika Anda terus-menerus bermain game tanpa henti, itu juga akan menjadi karakter, tetapi bukan yang baik. Oleh karena itu, marilah kita membentuk karakter yang hebat melalui kebiasaan positif,” tutup Samsuri.*(FA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar Silaturrahim bersama ....

Suara Muhammadiyah

8 May 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Ramadan bukan hanya momentum peningkatan spiritual, tetapi juga sebagai....

Suara Muhammadiyah

8 March 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Rakor dan Focus Grup Discussion (FGD) Majelis Pemberdayaan Masyarak....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo k....

Suara Muhammadiyah

16 February 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Masih dalam rangkaian Milad ke-57, Sekolah Hafidz Qur'an SD Muha....

Suara Muhammadiyah

1 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah