Bahas ZIS, PDM Sukoharjo Gelar Pengajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

Publish

16 December 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
82
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Pengajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo berlangsung khidmat di Aula Qatar Pondok Pesantren Imam Syuhodo, Blimbing.

Acara yang berlangsung pada Ahad pagi (15/12) pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini diisi oleh Imron Rosyadi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Dalam paparannya, ia menyampaikan materi bertema “Zakat, Infak, dan Shadaqah (ZIS)” yang membahas pentingnya pemahaman Islam tentang pengelolaan harta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan kesejahteraan umat.

Hadir sebagai tamu undangan, Wakil Ketua PDM Sukoharjo Wiwaha Aji Santosa, Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) PDM Sukoharjo Qiqin Afandi, Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PDM Sukoharjo Andika Rahmawan, serta Ketua PCM Blimbing Andi Asadudin selaku tuan rumah.

Pengajian ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu utusan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) dari wilayah Blimbing, Bekonang, dan Bendosari.

Imron Rosyadi menyampaikan hal penting terkait ZIS, “Harta adalah ujian dari Allah. Dengan harta, seseorang bisa menjadi mulia seperti Nabi Sulaiman a.s., atau sebaliknya binasa seperti Qarun.”

Imron menjelaskan bahwa zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam dengan ketentuan nisab tertentu, seperti emas (85 gram) dan hasil pertanian (653 kg). Sementara itu, infak dan sedekah, meskipun bersifat sunnah, memiliki peran penting dalam mempererat hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Imron juga menekankan prinsip matematika sedekah yang dikutip dalam Qs. al-Baqarah ayat 261 bahwa, “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.”

Lebih lanjut, Imron menambahkan bahwa sedekah tidak hanya berupa materi, tetapi juga bisa berupa tindakan sederhana seperti senyuman, membantu sesama, atau meringankan beban orang lain. Karena Rasulullah SAW pernah bersabda, “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.”

“Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga menyucikan dan memberkahkan harta kita,” pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Tingkatkan Peran Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan, Pencegahan, dan Penanganan YOGYAKARTA, Suara Muh....

Suara Muhammadiyah

22 October 2023

Berita

BIREUEN, Suara Muhammadiyah - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen menyerah....

Suara Muhammadiyah

14 December 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kurikulum Merdeka berfokus pada kreatifitas dan kebebasan berpi....

Suara Muhammadiyah

8 September 2023

Berita

Generasi Alpha dan Beta: Seni Mengasuh Anak di Tahun 2025 Oleh: Siti Mahmudah Indah Kurniawati, S.P....

Suara Muhammadiyah

10 January 2025

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah - Kajian akbar wali santri Ponpes Dimsa (Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen)....

Suara Muhammadiyah

30 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah