Bahas Kemanusiaan dan Intoleransi, BEM UMC Lakukan Dialog Lintas Agama

Publish

24 November 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
72
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Badan Eksekutif Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Cirebon mengadakan kegiatan dialog lintas agama pada Rabu (22/11).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Agama BEM UMC yang merupakan salah satu program kerja kementerian yang bertujuan  untuk merespon isu-isu kemanusiaan dan intoleransi yang terjadi di Indonesia bahkan dunia.

Pada acara tersebut, dihadiri oleh pemuda dari agama Katholik, Islam dan komunitas yang fokus membahas isu-isu keagamaan dan kemanusiaan.

Diki Ramadhan selaku Menteri Agama BEM UMC dalam sambutannya mengatakan, "yang menjadi latar belakang dialog lintas agama ini yang kemudian terfokus tiga kata kunci yakni kemanusiaan, keadilan dan keadaban adalah konflik yang terjadi di Palestina serta sikap-sikap intoleransi yang sering terjadi di beberapa daerah di Indossia," ujar Diki, "selain itu kegiatan ini terlaksana guna memperkuat nilai ukhuwah insanniyah atau muamalah," lanjutnya.

Hadir pula pihak rektorat yang diwakili Arief Hidayat Afendi dari Lembaga AIK Universitas Muhammadiyah Cirebon turut hadir dan memberikan apresiasi yang baik, "kegiatan ini adalah awal dan menjadi pertanda bahwa Muhammadiyah adalah persyarikatan yang sangat toleran, sebab ada beberapa kampus Muhammadiyah di daerah timur yang mayoritas mahasiswanya non muslim, ini membuktikan bahwa Muhammadiyah sangat terbuka," ujar Arief, "kemudian acara semacam ini pertama kali diadakan di kampus UMC, dan menjadi awal yang baik untuk UMC kedepannya." lanjutnya.

Dialog berjalan khidmat dengan antusiasme para peserta dalam mendengarkan materi dari pemateri baik dari  pandangan Katholik yang disampaikan Frater Revie, atau materi kemanusiaan dalam pandangan Islam yang disampaikan Baihaqi dan Cuanton ataupun materi yang disampaikan oleh Firman dari Komunitas Menuju Terang.

Harapan kedepannya, kegiatan semacam ini terus berlanjut dan tidak berhenti, sebab isu kemanusiaan dan intoleransi terus terjadi, maka dengan adanya kegiatan semacam ini menjadi langkah awal untuk terus mengokohkan sikap toleransi. (Diki Ramadhan)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Santri SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo mengikuti program penga....

Suara Muhammadiyah

20 December 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan keunggulan....

Suara Muhammadiyah

19 July 2024

Berita

SURABAYA, SuaraMuhammadiyah – Menjelang hari H pemungutan suara, Gerakan Kepanduan Hizbul Wath....

Suara Muhammadiyah

13 February 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) kembali mempertega....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah k....

Suara Muhammadiyah

20 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah